WAKILI PENGDA INKANAS ACEH, KARATEKA DAYAH MUQ PAGAR AIR SUMBANG 5 MEDALI DI KEJUARAAN KARATE PIALA PEMERINTAH ACEH 2026
BANDA ACEH – Karateka MUQ Pagar air menorehkan prestasi di luar dayah. Dengan mewakili Kontingen Pengurus Daerah Institut ...
Search
SERAMBINEWS.COM - Teuku Ryan Hidayatullah, mahasiswa magister (S2) asal Aceh lulus dengan predikat mumtaz atau cumlaude di Al-Azhar Kairo, Mesir pada Sabtu (26/8/2023). Putra Aceh asal Kecamatan Banda Sakti, Lhokseumawe itu berhasil menyelesaikan studi sekaligus tesisnya dalam kurun waktu empat tahun. Teuku Ryan menjalani sidang munaqasyah menghadapi dua penguji yaitu Prof Muhammad Id Abdul Aziz Abu Kuraim dan Prof Nadi Abdullah Muhammad Abdul Muhith di Auditorium Imam Adz-Dzahabi, Fakultas Ushuluddin, Kairo, Mesir.
Keberhasilan ini juga menurutnya tak lepas dari dukungan teman-teman Keluarga Mahasiswa Aceh (KMA) di Mesir. "Teman seperjuangan Madrasah Hadits KMA yang mana senantiasa mendukung saya hingga saat ini," ucap Teuku Ryan. "Semoga Allah membalas kebaikan mereka, memberkahi kehidupannya dan selalu dalam lindungan Allah Swt," tambahnya.
Adapun tesisnya berjudul "Tahqiq, Takhrij, dan Kritik terhadap Kitab Syarh Ismail Haqi atas Kitab Nukhbatul Fikr Karangan Ibnu Hahar dari Pembahasan Muktalaf wal Mukhtalaf Sampai Akhir Kitab". Pembimbing tesis, Prof Abdul Hamid Muhammad Ahmad Al-Ayath menyampaikan bahwa Teuku Ryan adalah sosok mahasiswa teladan yang harus diikuti langkahnya dalam menuntut ilmu. "Bagi saya pribadi proses penelitian dan penulisan tesis ini sangat singkat untuk seorang pelajar asing yang bukan orang Arab," puji Prof Abdul Hamid.
Hal yang sama diungkapkan oleh penguji 1 sekaligus guru besar bidang hadits, Muhammad Id Abdul Aziz Abu Kuraim. Dirinya tak menyangka kalau Teuku Ryan bisa menyelesaikan tesis dengan penelitian mendalam seperti bisa selesai dalam waktu dua tahun. "Saya mengira penulis akan menghabiskan tesisnya dalam waktu yang sangat panjang, empat atau bahkan lima tahun," kata Muhammad Id Abdul.
"Karena tesis ini hakikatnya memerlukan tahqiq dan penelitian yang mendalam," tambahnya. Sementara Ketua KMA, Tgk Muhammad Sidqi mengucapkan selamat kepada Teuku Ryan karena sudah berhasil meraih predikat mumtaz atau cumlaude dan selesai dengan waktu yang singkat. "Ini merupakan buah dari kedisiplinan dan jerih payah beliau selama ini, tak salah jika para pembimbing dan penguji pun ikut memujinya," kata Tgk Muhammad Sidqi. "Semoga setelah ini akan menyusul lebih banyak lagi mahasiswa magister asal Aceh yang siap mengabdi untuk masyarakat dan negeri," pungkasnya.
BANDA ACEH – Karateka MUQ Pagar air menorehkan prestasi di luar dayah. Dengan mewakili Kontingen Pengurus Daerah Institut ...
Prestasi membanggakan kembali diukir oleh guru dan alumni Dayah Madrasah Ulumul Qur'an (MUQ) Pagar Air Aceh dalam ajang Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Tingkat Nasional XXXI Tahun 2026 yang berlangs...
Aceh Besar – Dayah Madrasah Ulumul Qur’an (MUQ) Pagar Air – Aceh menyelenggarakan kegiatan pembagian rapor santri Semester Genap Tahun Ajaran 2025/2026 pada Jumat, 17 Juli 2026, bertempat di Ko...
Banda Aceh, 27 April 2026 – Tasmi’ Hafalan Al-Qur’an 30 Juz sukses diselenggarakan oleh Dayah MUQ Pagar Air Aceh. Kegiatan yang berlangsung mulai Jumat malam, 24 April 2026 hingga Minggu, 26 Ap...
Aceh Besar — Dayah MUQ Pagar Air - Aceh kembali menggelar kegiatan Rihlah dan Peusijuk Santri Program Takhasus Tahfidz 1 Tahun pada Kamis, 17 April 2026, yang berlangsung di kawasan Pantai Penyu, Aceh Besar. Kegia...